*Oleh: KH Abdul Wasik Hannan, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo
Kepergian beliau bukan sekadar kehilangan seorang sosok, tetapi kehilangan seorang insan yang sepanjang hidupnya telah mendedikasikan ilmu, tenaga, pikiran, dan pengabdiannya untuk umat.
Dedikasinya di MUI Kabupaten Probolinggo, NU, maupun Universitas Islam Zainul Hasan (UNZAH) Genggong, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo telah banyak disaksikan dan dirasakan. Beliau hadir bukan sekadar menjalankan amanah, tetapi menghidupkan amanah itu dengan ketulusan, kesungguhan, dan tanggung jawab.
Ada orang yang dikenang karena jabatan yang pernah diembannya. Namun ada pula yang dikenang karena jejak pengabdiannya.
Prof. Aziz Wahab termasuk di antara mereka yang meninggalkan jejak itu, dalam lembaga, dalam perjuangan, dalam pendidikan, dan terutama dalam hati orang-orang yang pernah berjalan bersamanya.
Kini beliau telah menyelesaikan bagian hidupnya di dunia. Kita yang masih diberi kesempatan hidup hanya dapat melanjutkan nilai-nilai kebaikan yang pernah beliau tanamkan.
Semoga Allah SWT mengampuni seluruh dosa dan khilafnya, menerima amal salehnya, melipatgandakan pahala pengabdiannya, mengangkat derajatnya di sisi-Nya, serta menempatkan beliau bersama para nabi, shiddiqin, syuhada, dan orang-orang saleh.
Selamat jalan, Prof. Aziz Wahab.
Jasadmu telah kembali kepada tanah, tetapi ilmu, pengabdian, dan keteladananmu semoga tetap hidup dalam ingatan dan amal mereka yang pernah mengenalmu.
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ، وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ، وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ، وَاجْعَلِ الْجَنَّةَ مَثْوَاهُ وَمَأْوَاهُ.
Semoga husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. (*/Admin)


