Kraksaan – Masyarakat Kabupaten Probolinggo tengah dihadapkan dengan banyaknya kasus sosial karena perilaku menyimpang. Untuk menekan hal itu, MUI Kabupaten Probolinggo telah menyiapkan safari dakwah subuh.
Langkah strategis itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Program Kerja (Rakor Proker) 2026, Kamis (9/7/2026) di kantor MUI Kabupaten Probolinggo.
Anggota Komisi Dakwah dan Ukhuwah Islamiyah MUI Kabupaten Probolinggo, KH Masrur Rhobitullah As’ad, mengatakan saat ini masyarakat perlu mendapat pencerahan. “Karena itu kami tengah menyiapkan safari dakwah setiap subuh, satu bulan sekali,” katanya.
Kiai Masrur menjelaskan, saat safari dakwah subuh, nantinya akan dijelaskan bahaya perilaku menyimpang. “Seperti LGBT, pergaulan bebas, kenakalan remaja, dan bahaya tindak kriminal,” jelasnya.
Menurutnya, upaya yang dilakukan MUI Kabupaten Probolinggo ini bertujuan untuk menciptakan kondusifitas di tengah masyarakat. “Setiap kegiatan nantinya akan mengangkat kajian terkait isu-isu yang sedang marak,” katanya.
Nah, dari segudang isu sosial itu, MUI Kabupaten Probolinggo akan mendahulukan dakwah soal isu terkini seperti, kegiatan joged tidak pantas di lembaga pendidikan, LGBT. “Kegiatan masyarakat yang terdekat yakni kegiatan agustusan. Biasanya ada sound horeg dan penampilan waria,” ujarnya.
Kiai Masrur, berharap agar safari dakwah subuh berdampak positif terutama pemahaman umat akan pentingnya menanamkan perilaku baik sesuai ajaran Islam. (Admin)


