Panggung Dakwah yang Mengkhawatirkan

Share

*Oleh: KH M Syakur Dewa, Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Probolinggo

Akhir-akhir ini kita dihebohkan oleh panggung dakwah yang isinya justru jauh dari nilai-nilai dakwah itu sendiri. Mulai kata-kata kotor, hingga diisi aksi joget dan nyanyian yang viral di TikTok.

Fenomena ini tentu mengingatkan kita kembali pada sabda Nabi Muhammad ﷺ berikut:

إِنَّ هَلَاكَ أُمَّتِي عَلَى يَدَيْ غِلْمَانٍ سُفَهَاءَ مِنْ قُرَيْشٍ
“Sesungguhnya kebinasaan umatku berada di tangan anak-anak muda yang bodoh dari kaum Quraisy.” (HR. Ahmad).

Menurut Gus Kautsar, maksud dari hadis tersebut adalah para dai muda yang belum matang secara keilmuan, tetapi sudah terjun ke dunia dakwah.

Hal ini juga sejalan dengan hadis lain:

إِنَّ مِنْ أَشْرَاطِ السَّاعَةِ أَنْ يُلْتَمَسَ الْعِلْمُ عِنْدَ الأَصَاغِرِ
“Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat adalah dicarinya ilmu dari orang-orang kecil (yang belum layak).” (HR. Thabrani).

Sebagian ulama mengartikan; Tanda kerusakan agama di akhir zaman, di mana umat Islam meninggalkan ulama senior dan beralih kepada orang-orang yang belum layak keilmuannya.

Bahkan Imam Ghazali menegaskan;

وَمَهْمَا كَانَ الْوَاعِظُ شَابًّا مُتَزَيِّنًا لِلنِّسَاءِ فِي ثِيَابِهِ وَهَيْئَتِهِ ، كَثِيرَ الْأَشْعَارِ وَالْإِشَارَاتِ وَالْحَرَكَاتِ ، وَقَدْ حَضَرَ مَجْلِسَهُ النِّسَاءُ .. فَهَذَا مُنْكَرٌ يَجِبُ الْمَنْعُ مِنْهُ
Jika seorang pendakwah adalah seorang yang masih muda, yang style-nya tampak berlebihan demi menarik perhatian wanita—baik melalui pakaian, gaya bicara yang puitis, hingga gerak-tubuh yang dibuat-buat—padahal majelisnya dipenuhi kaum hawa. Maka hal ini adalah kemungkaran yang harus dihentikan. (Ihya Imam Ghazali Bab Rub’ Adat hal 638.)

(*) Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *