MUI Dorong Program Kesolehan Sosial untuk Menekan Angka Kemiskinan

Share

Kraksaan – Pemerintah Kabupaten Probolinggo menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) Rancangan Awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025, Kamis (25/1/2024) di Auditorium Madakaripura kantor Bupati Probolinggo. MUI Kabupaten Probolinggo turut hadir dalam kegiatan tersebut, dan mendorong adanya pembangunan kesolehan sosial.

FKP dibuka oleh Pj Bupati Probolinggo, Ugas Irwanto. Banyak stakeholder hadir dari beberapa unsur, salah satunya MUI Kabupaten Probolinggo yang diwakili sekretaris Haji Yasin.

Dalam kesempatan itu, Pj Bupati Probolinggo Ugas Irwanto menyebut 9 program utama pemerintah daerah di tahun anggaran 2025 mendatang. Termasuk menekan angka kemiskinan.

Sementara menurut Haji Yasin, problematika kemiskinan di Kabupaten Probolinggo disebabkan banyak faktor. Salah satunya minimnya budaya malu sehingga masyarakat tak segan menganggap dirinya miskin demi mendapat bantuan sosial.

“Untuk menumbuhkan rasa malu itu, kami MUI mendorong pemerintah untuk menyeimbangkan program pembangunan fisik dengan pembangunan kesolehan sosial,” katanya.

Haji Yasin juga menyambut baik arahan dari Pemprov Jatim dalam FKP tersebut. Dimana, pembangunan kesolehan sosial harus seimbang dengan pembangunan fisik.

“Kami berharap arahan pemprov terkait kesolehan sosial itu benar-benar diadopsi oleh Pemerintah Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Ia yakin, program kesolehan sosial dengan sendirinya akan menekan angka kemiskinan di Kabupaten Probolinggo. (Admin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *