Kraksaan – Dalam rangka menyambut datangnya bulan Suci Ramadan 1447 H, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo mengeluarkan tujuh maklumat.
Pertama, mengajak seluruh umat Islam untuk senantiasa meningkatkan kualitas taqarrub memperbanyak ibadah, tadarus dan takziyatun nafs, sebagai ikhtiar memperkuat keimanan dan ketakwaan di bulan Ramadan
Kedua, mengingatkan seluruh warga untuk terus menjaga lisan, serta bijak dalam bermedia sosial, dengan meninggalkan perilaku yang bisa menghambat atau mengurangi nilai ibadah puasa.
Pada poin ketiga, maklumat ini juga mengajak seluruh elemen lembaga pendidikan untuk bersama-sama menghidupkan syiar Ramadan melalui program keagamaan, seperti mengadakan pondok Ramadhan, kajian keislaman, tadarus, ceramah agama dan kegiatan keislaman lainnya.
Serta memperkuat fasilitas publik yang mendukung kekhusuan beribadah, dan menggunakan pengeras suara luar untuk tadarus maksimal sampai pukul 22.00 WIB.


Pada maklumat ini juga mengimbau para pemilik rumah makan/kafe untuk menyediakan layanan take away saat siang hari, dan tidak makan di tempat, atau dilakukan penyesuaian dengan menjaga kepantasan selama bulan suci Ramadan.
Selanjutkan, MUI Kabupaten Probolinggo juga meminta kepada TNI/Polri dan Satpol PP untuk melakukan penertiban dan pembinaan terhadap kegiatan yang berpotensi menimbulkan kemaksiatan dan berpotensi mengganggu kekhusyuan Ramadan.
MUI Kabupaten Probolinggo juga mendorong dan mengajak masyarakat untuk turut serta menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan lingkungan, dengan menghindari perdebatan pada khilafiah furu’iyah yang dapat mengganggu ukhuwah islamiyah, serta menghormati dan mematuhi peraturan yang ditetapkan oleh pemerintah terkait penetapan awal Ramadan 1447 H.
Serta mengajak masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial melalui infaq, sedekah, dan zakat dengan mengutamakan mustahik di daerah setempat. (Admin)

