Kraksaan – MUI Kabupaten Probolinggo memberikan atensi adanya komunitas Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Bagi MUI, keberadaan komunitas tersebut bisa merusak kejiwaan generasi bangsa.
Sekretaris MUI Kabupaten Probolinggo, H Yasin, mengatakan bahwa pihaknya memberikan atensi khusus terhadap LGBT. “Ketum (KH Abdul Wasik Hannan) memberikan atensi akan hal itu,” katanya.
Atensi tersebut, kata Yasin, bersamaan dengan beredarnya video salah satu konten kreator yang memperlihatkan adanya sejumlah anak muda laki-laki dengan perangai perempuan. “Kalau dilihat dari video tersebut, sepertinya lokasinya di sekitar Gelora Merdeka Kraksaan,” katanya.
Dari video tersebut, Yasin berharap agar tidak ada pembiaran dari pemerintah sehingga tidak ditiru oleh yang lain. ” Ini akan membahayakan bagi perkembangan kejiwaan anak-anak muda kita,” katanya.
Nah, jika ada seseorang yang terlanjur bersikap menyimpang layaknya LGBT maka, Yasin mendorong pihak terkait agar dilakukan pembinaan.
Ia tidak ingin kepribadian LGBT terus berkembang. Sebab hal itu jelas dilarang oleh agama Islam. “Dilarang dalam agama kepribadian laki-laki yang menyerupai perempuan, dan perempuan menyerupai laki-laki,” tegasnya.
Seiring sikap MUI Kabupaten Probolinggo soal LGBT, pemerintah pusat telah mengeluarkan Peraturan Presiden yang berisi larangan LGBT. Bahkan, MUI Pusat juga telah menyiapkan naskah akademik dan draft RUU tentang pemidanaan bagi LGBT. (Admin)


