Ketika Keimanan Mengubur Dosa-Dosa Lama

Share

Oleh: KH Abdul Wasik Hannan, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo

الإِسْلَامُ يَهْدِمُ مَا قَبْلَهُ

Transliterasi: Al-Islāmu yahdimu mā qablahū.

Artinya: “Islam menghapus (dosa dan kesalahan) yang telah lalu sebelumnya.”

Ini merupakan bagian dari hadis sahih yang menunjukkan bahwa ketika seseorang masuk Islam dengan tulus, Allah ﷻ menghapus dosa-dosa yang telah ia lakukan sebelum memeluk Islam.

Betapa luas rahmat Allah ﷻ. Islam datang bukan untuk mengungkit masa lalu, melainkan untuk membuka lembaran baru kehidupan.

Seberat apa pun kesalahan yang pernah dilakukan, setinggi apa pun tumpukan dosa yang pernah menggelayuti perjalanan hidup seseorang, ketika ia datang kepada Allah dengan keimanan yang tulus, maka Islam menghapus semuanya.

الإِسْلَامُ يَهْدِمُ مَا قَبْلَهُ
Islam meruntuhkan tembok-tembok dosa masa lalu, menghapus jejak kesalahan yang pernah menggelapkan hati, dan menggantinya dengan cahaya harapan.

Karena itu, seorang Muslim tidak seharusnya tenggelam dalam penyesalan yang mematahkan semangat, melainkan menjadikan masa lalunya sebagai pelajaran untuk melangkah menuju masa depan yang lebih dekat kepada Allah.

Sebagaimana fajar menghapus gelapnya malam, demikian pula keimanan yang tulus menghapus kelamnya masa lalu.

Yang Allah lihat bukanlah siapa kita dahulu, melainkan siapa kita hari ini dan ke mana arah langkah kita esok hari.

Maka jangan pernah berputus asa dari rahmat-Nya. Selama pintu taubat masih terbuka dan napas masih berhembus, selalu ada kesempatan untuk menjadi hamba yang lebih baik di sisi Allah ﷻ. (Admin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *