MUI Kecamatan Besuk Sidak Daging Ayam Potong, Ini Temuannya

Share

Besuk – Kajian pemotongan ayam secara syariat ditindaklanjuti oleh MUI dengan melakukan sidak. Benar saja. Masih ada pedagang yang menjual ayam potong tidak sesuai syariat Islam.

Hal itu ditemukan oleh MUI Kecamatan Besuk, saat sidak di Pasar Besuk pada Senin (29/5/2023). Dua dari sepuluh pedagang ditemukan menjual daging ayam potong yang tidak sesuai syariat.

Ketua MUI Kecamatan Besuk Ustaz Abu Bakar mengatakan, sidak ini merupakan tindak lanjut dari kajian MUI Kabupaten Probolinggo yang tengah menyeriusi sertifikasi halal. Termasuk kehalalan cara pemotongan ayam.

Ditemukan lubang di salah satu leher daging ayam potong, serta dua urat tidak putus. (Foto: MUI Kecamatan Besuk)

Selain itu, sidak ini juga menindaklanjuti laporan warga bahwa ada daging ayam potong dimana proses pemotongannya melanggar syariat. “Leher ayam hanya berlubang, dua urat tidak terputus,” katanya.

Ustaz Abu Bakar dan tim sidak yang melibatkan MWCNU Besuk pun kemudian menelusuri asal daging ayam potong tersebut. Diketahui, daging ayam potong itu didatangkan dari pedagang besar.

Patut diduga, proses pemotongan ayam oleh pedagang tersebut dilakukan secara massal sehingga tidak memperhatikan syariat. “Sehingga tidak teliti, yang penting sudah terpotong,” ujarnya.

Selanjutnya, hasil sidak ini akan disampaikan ke pihak terkait untuk ditindaklanjuti. Seperti sosialisasi pemotongan ayam secara syariat, baik kepada juru potong maupun pedagang. (Admin)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *