Mereka Menjaga Agama, Sudahkah Kita Menjaga Kesejahteraannya?

Share

*Oleh: KH Abdul Wasik Hannan, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo

Di negeri ini, banyak orang bekerja demi gaji. Namun ada sebagian yang mengabdi demi ridha Ilahi.

Kalau diukur dari derasnya keringat yang bercucuran dan tipisnya honor yang diterima, maka guru ngaji dan guru MADIN-lah yang paling layak menyandang sebutan “pahlawan tanpa tanda jasa.”

Mereka mengajarkan Al-Qur’an, menanamkan akidah, membimbing akhlak, dan menjaga cahaya agama tetap menyala di hati generasi. Sering kali mereka pulang dengan lelah, tetapi tidak dengan keluh; menerima honor yang sederhana, tetapi tetap kaya akan keikhlasan.

Mungkin nama mereka tidak terpampang di mana-mana, tetapi doa para muridnya terus mengalir. Mungkin jasa mereka tak banyak dipuji manusia, tetapi semoga tercatat sebagai amal yang tak pernah terputus di sisi Allah Swt.

Semoga Allah melimpahkan keberkahan kepada seluruh guru ngaji dan guru MADIN, mengangkat derajat mereka, melapangkan rezekinya, serta menjadikan setiap huruf yang diajarkan sebagai cahaya di dunia dan pemberat timbangan amal di akhirat. Āmīn.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *