Oleh: KH M. Syakur Dewa, Ketua Komisi Fatwa MUI Kabupaten Probolinggo
Kraksaan – Menu sahur dan buka puasamu, cukuplah kamu hidangkan di meja makanmu. Tak perlu kau hidangkan di story media sosialmu, karena banyak saudara muslim kita yang tidak seberuntung dirimu.
Hal ini pernah diperingatkan oleh Syekh Burhanuddin al-Zarnuji dalam kitabnya:
لأَنَّ أَبْصَارَ الفُقَرَاءِ تَقَعُ عَلَيْهِ وَلاَ يَقْدِرُونَ عَلَى الشِّرَاءِ مِنْهُ، فَيَتَأَذُّوْنَ بِذَلِكَ فَتَذْهَبَ بَرَكَتُهُ.
Karena makanan yg telah dilihat oleh banyak orang, sedang mereka terkandang tidak mampu membelinya yang akhirnya berduka-lara, menyebabkan berkahnya hilang karena hal-hal tersebut. (Ta’limum Mutaalim.)
Perlu diingat. Menjaga perasaan saudara seiman adalah bagian dari indahnya adab Islam. (Admin)

