Kraksaan – Pengurus MUI Kabupaten Probolinggo hasil Musyawarah Daerah (Musda) pada Desember 2025 lalu, telah dikukuhkan pada Rabu (11/2/2026) di aula kampus Universitas Islam Zainul Hasan (Unzah) Genggong, Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Pengurus baru ini akan mengabdi untuk masa khidmat 2025-2030.
Pengukuhan sekaligus ta’aruf atau perkenalan antar pengurus ini dihadiri lintas unsur. Mulai dari MUI Jatim, Forkopimda, hingga tokoh agama dan tokoh masyarakat di Kabupaten Probolinggo. Tema yang diangkat dalam kegiatan ini yakni “Memperkuat Sinergi Ulama-Umara untuk Kemaslahatan Umat”.
Pengukuhan sendiri terbagi menjadi dua agenda yakni, pengukuhan Dewan Pimpinan dan komisi-komisi. Tepat pukul 9 pagi, pengukuhan dimulai.
Untuk pengukuhan Dewan Pimpinan dan pengurus harian dipimpin oleh Ketua MUI Jatim Bidang Fatwa, KH Abdullah Samsul Arifin. Pengukuhan diawali dengan pembacaan surat keputusan (SK) oleh Bendahara Umum MUI Jatim, KH Rosidi.
Sedangkan untuk komisi-komisi dikukuhkan oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo, KH Abdul Wasik Hannan. Sementara SK pengukuhan dibacakan oleh Sekretaris Umum MUI Kabupaten Probolinggo, Haji Taufik. Dua pengukuhan tersebut ditandai dengan pemasangan pin MUI.

Usai pengukuhan kegiatan dilanjutkan dengan Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) di masing-masing komisi. Ada sembilan komisi dalam struktur MUI Kabupaten Probolinggo yang baru. Setiap komisi melakukan musyawarah internal untuk membahas program kerja.
Kesembilan komisi tersebut yakni, Komisi Fatwa, Komisi Dakwah dan Ukhuwah Islamiah, Komisi Informasi dan Komunikasi, Komisi Pendidikan dan Pengembangan Budaya Islam, Komisi Pemberdayaan Perempuan, Remaja, Anak dan Keluarga.
Berikutnya, Komisi Sosial, Komisi Hukum dan Perundang-undangan, Komisi Hubungan Antar Daerah dan Antar Umat Beragama, Komisi Pemberdayaan Ekonomi Islam.
Dalam sambutannya Ketua MUI Jatim Bidang Fatwa, KH Abdullah Samsul Arifin mengatakan, pengurus harus memprioritaskan kegiatan MUI. “Jika kiai dan bu nyai ada kegiatan MUI dan bersamaan dengan undangan pengajian maka, harus mendahulukan kegiatan MUI,” katanya.
KH Abdullah Samsul Arifin menegaskan bahwa momentum pengukuhan ini sebagai titik tolak pengurus berkhidmat di MUI Kabupaten Probolinggo. “Selamat kepada pengurus MUI Kabupaten Probolinggo,” katanya. (Admin)

