Krejengan – Ponpes Rofiatul Islam tidak hanya dipadati oleh masyarakat yang hadir saat pemakaman almarhum KH Munir Kholili, Rabu (28/1) pagi. Sejumlah tokoh juga terlihat takziah ke rumah duka.
Sebelum pemakaman dilakukan, masyarakat bersama para alim ulama yang hadir lebih dulu mengikuti pembacaan surah Yasin, tahlil, dan salat jenazah di masjid pesantren setempat. Salat jenazah dipimpin Habib Hasan.
Hadir pula pengasuh Ponpes Nurul Jadid Paiton KH Zuhri Zaini, Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo KH Abdul Wasik Hannan, dan alim ulama lainnya.
Usai salat jenazah, dilanjutkan dengan proses pemakaman di maqbaroh masyayikh Ponpes Rofiatul Islam. Selama proses pemakaman berlangsung terlihat beberapa anggota DPRD Kabupaten Probolinggo seperti, Wakil Ketua DPRD HM Zubaidi, H Saiful dari F-PPP, dan Abdul Basit dari F-PDIP.
Sementara dari kalangan eksekutif, Bupati Gus Haris datang lebih dulu. Bahkan, Gus Haris hadir ketika jenazah almarhum KH Munir Kholili masih berada di atas dipan di ruang tengah kediaman almarhum.

Gus Haris, kemudian memanjatkan doa untuk almarhum sambil duduk di samping jenazah. Bupati terlihat begitu sedih atas wafatnya Kiai Munir.
Berbeda dengan Ketua Umum MUI Jawa Timur, KH Moh Hasan Mutawakkil Alallah. Kiai Mutawakkil tiba di rumah duka setelah pemakaman selesai. Beliau kemudian bertemu dengan putra almarhum, KH Moh Amin ditemani Kapolres Probolinggo AKBP M Wahyudin Latif, serta Dandim Probolinggo Letkol Inf Ribut Yudho Apriyantoni. (Admin)


