KH Munir Kholili Wafat, Kiai Wasik: Saya Sangat Kehilangan

Share

Kraksaan – KH Munir Kholili Wafat. Masyarakat Kabupaten Probolinggo berduka. Pun demikian yang dirasakan KH Abdul Wasik Hannan, yang merasakan kehilangan mendalam.

Ungkapan itulah yang disampaikan KH Abdul Wasik Hannan. Rasa duka itu tak diragukan. Kiai Wasik -sapaannya- adalah Wakil Ketua Umum MUI Kabupaten Probolinggo mendampingi KH Munir Kholili masa khidmat 2020-2025. Kini, Kiai Wasik menjadi suksesor kepemimpinan Kiai Munir di tubuh MUI Kabupaten Probolinggo masa khidmat 2025-2030.

Dalam sebulan terakhir, tepat ketika Kiai Munir menjalani perawatan di RS Waluyo Jati Kraksaan, Kiai Wasik intens menanyakan perkembangan kondisi kesehatan Kiai Munir melalui pihak keluarga. Hal itu terus dilakukannya hingga Kiai Munir dirujuk ke RS Husada Malang.

Tentu, tak sekadar menanyakan kondisi kesehatan pengasuh Pesantren Rofiatul Islam tersebut. Kiai Wasik tak hentinya mendoakan kesembuhan untuk Kiai Munir.

Selasa (27/1/2025) sekitar pukul 17.00 WIB, telepon seluler Kiai Wasik berdering. “Saya menerima panggilan telepon dari Kiai Mudhofir, menantu beliau, yang mengabarkan bahwa Kiai Munir Kholili telah dipanggil menghadap Yang Maha Kuasa,” katanya.

Masyarakat dan santri menunggu kedatangan jenazah almarhum KH Munir Kholili, di Pesantren Rofiatul Islam, Sentong, Krejengan Selasa (27/1) malam. (Foto: H. Fauzan)

Kabar itu sungguh mengejutkan dan meninggalkan duka yang mendalam bagi Kiai Wasik. “Saya merasa sangat kehilangan sosok seorang ulama panutan yang selama ini dikenal luas atas keilmuan, keteladanan akhlak, serta dedikasinya dalam membimbing umat,” ujarnya.

Dalam pengabdiannya kepada umat, lanjutnya, Kiai Munir dipercaya memimpin Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo sebagai Ketua Umum selama tiga periode berturut-turut, 2010-2015, 2015-2020 dan 2020-2025. Sepanjang tidak ada udzur syar’i, Kiai Wasik menyebut bahwa Kiai Munir selalu hadir di setiap kegiatan organisasi yang dipimpinnya.

Mewakili pribadi dan organisasi MUI Kabupaten Probolinggo, Kiai Wasik mendoakan agar seluruh amal baik, pengabdian almarhum KH Munir Kholili diterima oleh Allah SWT. Amin.

Diketahui, KH Munir Kholili wafat pada usia 85 tahun. Jenazah almarhum KH Munir Kholili akan dimakamkan pada Rabu (28/1/2025) pukul 9 pagi, di maqbaroh masyayikh Ponpes Rofiatul Islam, Desa Sentong, Kecamatan Krejengan, Kabupaten Probolinggo. (Admin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *